Lewati ke konten utama

Pelebaran Spread

Diperbarui lebih dari satu minggu yang lalu

Untuk memahami konsep Spread, pertama-tama Anda perlu memahami harga Ask dan Bid pada setiap pasangan mata uang.

Ketika Anda melakukan market order untuk membeli, yaitu ketika Anda membuka posisi Long pada suatu pasangan mata uang, order Anda akan dieksekusi pada harga Ask. Ketika Anda ingin menutup transaksi tersebut, eksekusinya akan dilakukan pada harga Bid. Jika Anda membuka posisi Sell, prosesnya bekerja sebaliknya — order Short dieksekusi pada harga Bid, dan ketika ditutup, akan dieksekusi pada harga Ask.

Perbedaan antara harga Ask dan harga Bid disebut Spread.

Di pasar, spread terus berfluktuasi dan cenderung melebar selama periode volatilitas tinggi atau likuiditas rendah. Sebaliknya, ketika likuiditas pasar tinggi, spread umumnya menjadi lebih sempit.

Peristiwa seperti rilis berita, rollover pasar, dan ketidakstabilan politik dapat menyebabkan volatilitas pasar, memengaruhi likuiditas, dan mengakibatkan peningkatan spread.

Memahami pelebaran spread adalah aspek penting dalam trading, dan setiap trader harus mengetahui cara mengelola transaksi mereka selama kondisi likuiditas rendah. Karena pelebaran spread juga dapat menyebabkan slippage, hal ini berarti bahwa order Stop-Loss tidak dijamin akan tereksekusi pada harga yang diminta.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?